LPPM-UNISBA dan Tiga Rumah Sakit di Bandung adakan Serah Terima Biomask Respirator sebagai Wujud Produk Inovasi Hasil Penelitian

LPPM-UNISBA dan Tiga Rumah Sakit di Bandung adakan Serah Terima Biomask Respirator sebagai Wujud Produk Inovasi Hasil Penelitian

Admin LPPM_2 Maret 28, 2022 Kegiatan LPPM, Kegiatan UNISBA

Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Islam Bandung LPPM-UNISBA) senantiasa mendorong penelitian agar munculnya inovasi terbaru dari para dosen. Salah satu produk yang dihasilkan di tahun ini adalah Biomask Respirator, produk ini merupakan produk yang dihasilkan berdasarkan kebutuhan para tenaga kesehatan dalam upaya proteksi diri. Selanjutnya sebagai proses hilirisasi hasil penelitian dan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), LPPM-UNISBA mendorong agar produk inovasi ini diserahkan kepada beberapa Rumah Sakit, diantaranya RSUD Al Ihsan sebagai RS Pendidikan Utama FK UNISBA, Rumah Sakit Muhamadiyah Bandung, dan Rumah Sakit Al Islam Bandung.

Produk inovasi Biomask Respirator UNISBA ini adalah produk riset tim peneliti UNISBA yang dihasilkan dari penelitian yang didanai hibah KemendikbudRistek skema Penelitian Terapan Unggulan Perguruan Tinggi (PTUPT), dengan ketua peneliti Dr. Maya Tejasari, dr.,M.Kes dari Fakultas Kedokteran, serta anggota peneliti Dr. Ir. Nugraha, ST., MM, IPM dari Fakakultas Teknik, dan Dr. Lelly Yuniarti, S.Si., M.Kes dari Fakultas Kedokteran.   Produk riset ini juga telah didaftarkan sebagai kekayaan intelektual di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Republik Indonesia dengan kategori Paten Sederhana nomor pendaftaran S00202108680 serta kategori Desain Industri nomor pendaftaran A00202103227.

Biomask Respirator UNISBA merupakan produk inovasi yang memiliki berbagai kelebihan, diantaranya menggunakan tekanan udara positif yang memungkinkan pemakainya tidak harus mengandalkan paru-parunya untuk berfungsi menarik oksigen melalui media filter saat bernapas, penggunaan tekanan udara positif memiliki peringkat Assigned Protection Factor (APF) lebih tinggi sehingga memungkinkan pemakainya bekerja di lingkungan berbahaya tanpa membahayakan kesehatan, desain alat memiliki bidang visual diperluas sehingga penglihatan bidang vertikal ke bawah yang tidak terbatas, kemampuan pengguna untuk menggunakan stetoskop tidak terbatas karena dilengkapi  modifikasi penggunaan stetoskop, dan perangkat terbuat dari material yang mudah didesinfeksi, dan dibuat dari material yang memungkinkan untuk harga alat yang terjangkau.

Komentar

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments